Labels

Klik Saya

Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Bursa Eropa Dibuka Menguat Dengan Harapan Stimulus ECB

Bursa Eropa Dibuka Menguat Dengan Harapan Stimulus ECB


Bursa Eropa dibuka sedikit menguat pada perdagangan hari Kamis (26/11), dimana investor mengantisipasi stimulus dari Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan melakukan pertemuan pada minggu depan.

Indeks Stoxx Europe600 naik 0,25 persen pada 381. Indeks FTSE London dibuka 0,2 persen lebih tinggi pada 6350, sedangkan DAX Jerman naik 0,4 persen pada 11.209 dan indeks CAC Perancis juga lebih tinggi, naik 0,1 persen.

Kenaikan terbesar di bursa Eropa adalah perusahaan mobil Jerman dan perusahaan industri pembuat chip Infineon setelah melaporkan laba operasional fiskal kuartal keempat laba yang naik 52 persen, dibantu oleh pengaruh mata uang dan $ 3 miliar dolar AS akuisisi. Saham di perusahaan yang 9,7 persen lebih tinggi pada 12,75 euro.

Saham mobil Volkswagen juga naik hampir 4 persen pada € 125,1 terlepas dari berita dari Korea Selatan yang yang menarik kembali 125.000 kendaraan. Semalam, The New York Times melaporkan bahwa VW telah menemukan cara memperbaiki mobil diesel di Eropa.

Di Inggris, Daily Mail dan General Trust naik 3,2 persen lebih tinggi setelah mengumumkan penjualan Wowcher, perusahaan voucher online senilai £ 29 juta kepada sebuah perusahaan ekuitas swasta.

Penurunan terbesar di Eropa adalah kelompok energi Spanyol Abengoa, turun lebih dari 20 persen pada berita hari Rabu bahwa pihaknya telah memulai proses kepailitan. Internasional Swaps & Derivatives Association mengadakan pertemuan pada Kamis untuk membahas apakah perusahaan tersebut dipailitkan atau tidak.

Sementara itu, saham perusahaan pembuat minuman Remy Cointreau turun 2,2 persen setelah mengumumkan penurunan 7,3 persen pada laba semester pertama karena penurunan penjualan di Tiongkok. Yang juga alami penurunan adalah saham Amec Foster, konsultan Inggris, turun hampir 3 persen setelah Citigorup memangkas target harga.

Pertemuan komite kebijakan moneter ECB pada Selasa depan (3 Desember) adalah tegas dalam fokus untuk pasar di Eropa dengan harapan bahwa bank sentral bisa memperkenalkan langkah-langkah stimulus lebih untuk menghidupkan kembali inflasi dan mendorong pertumbuhan di wilayah ini.

Euro jatuh ke level terendah lebih dari tujuh bulan dari $ 1,0565 pada Rabu, karena spekulasi bentuk stimulus yang mungkin diambil. Pejabat bank sentral zona euro mengatakan kepada Reuters bahwa mereka sedang mempertimbangkan pilihan seperti pengenaan biaya pada bank yang menimbun uang tunai dan membeli lebih banyak utang menjelang pertemuan ECB minggu depan.

Menteri Keuangan Inggris George Osborne mengambil keuntungan dari perkiraan kuat untuk pendapatan pajak untuk membatalkan rencana tidak populer untuk memotong beberapa manfaat untuk penerima rendah, tapi ia menetapkan target untuk surplus pada anggaran tahun 2020.

Pasar AS akan ditutup pada hari Kamis dan sebagian Jumat sore untuk liburan Thanksgiving.

Analyst Vibiz Research memperkirakan pada perdagangan malam ini, bursa Eropa berpotensi alami penguatan, merespon data ekonomi kawasan Eropa, yaitu Loan Growth (YoY) Oktober yang meningkat 1,2% dibandingkan dengan hasil sebelumnya 1,1%, dan M3 Money Supply (YoY) oktober yang juga meningkat 5,3% dari hasil sebelumnya pada 4,9%.

Freddy/VMN/VBN/Analyst Vibiz Research Center
Editor : Asido Situmorang


0 komentar:

Posting Komentar