Labels

Klik Saya

Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Curhat Sang Murid 1

Curhat Sang Murid 1


Ada teman , waktu melihat saya buka MT4 dia bilang : “Apa pak, itu seperti cacing?” saya hanya tersenyum  mendengarnya, terpaksa saya jelaskan sepintas kilas apa yang dimaksud seperti “cacing” itu padanya.
waktu berjalan sekian lama, suatu saat  teman yang bertanya tadi kebetulan curhat pada saya, “ Pak, saya ingin sekali membantu orang tua saya, saya anak pertama sudah disekolahkan, dikuliahkan tapi sampai sekarang masih menjadi beban orang tua, saya kasihan pada orang tua saya, dalam usia senja masih susah kerja ikut orang lain” saya tanya, kerja apa bapakmu? Dia jawab “Sopir pak” saya terdiam, dalam hati, saya sudah merasakan bagaimana susahnya menyekolahkan anak sampai lulus kuliah, saya yang PNS saja susahnya bukan main, apalagi yang kerja di swasta.
Saya terdiam sejenak sambil berpikir bisnis apa kira-kira untuk solusinya, semuanya butuh modal, sedang yang saya tau penghasilan dia juga tidak banyak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri, jaman sekarang bisnis coba-coba juga sangat beresiko, karena persaingan dagang  makin ketat. Agak lama saya terdiam, tiba-tiba dia nyeletuk bertanya, “Pak, njenengan kemarin cerita pada saya soal trading, apa yang seperti “cacing” itu namanya trading?”.
Lagi-lagi saya tersenyum mendengarnya, dia curhat lagi, kali ini sudah agak spesifik curhatnya, “Pak, beberapa hari ini saya berfikir, merenung begini, aku masih muda, sebelum menyesal, aku mau belajar trading, kalau itu benar-benar aku niati, aku yakin pasti bisa, aku ingin jadi orang cerdas dan mengubah hidupku dan keluargaku.” Dia melanjutkan curhatnya “saya tidak mau pak, hidup dalam ketidak berdayaan terus, setidaknya saya bisa jadi orang cerdas, karena trading bukan sembarang orang bisa, setahun buat belajar trading, setidaknya pasti tau dan faham istilah-istilah itu, mumpung saya masih muda, sangat disayangkan kalau waktu ku tak pake galau terus, tidak ada manfaat sia-sia, dirumah galau, ditempat kerjaan tambah kacau, kaya tidak tapi hidup menderita, stoop!! pak saya sudah tidak mau lagi galau, saya ingin merintis masa depan saya dari berbagai jalan yang halal”.
Kegundahan yang sudah mencapai puncak, dari keadaan yang stagnan tidak berubah dari waktu ke waktu, sedang usia makin bertambah, keadaan ini juga kualami hampir tiap waktu sebelum saya mengenal dunia trading.
Akhirnya dengan rela hati kuajarkan ilmu trading kepadanya dengan gratis, sebelum belajar sudah saya wanti-wanti, “jangan skali-skali serakah”.
Waktu terus berjalan, tak terasa sudah 3 bulan dia lalui di dunia trading, dari akun virtual sampai akun real, pertama akun real cent, modal $10 atau sekitar Rp. 135.000,- saking senengnya tau cara mendapatkan uang dengan mudah di trading, dia langsung open dengan lot 1 di pairs EUR/USD pada saat breaking news NFP, dan berlawanan arah dengan hasil rilis news, pagi-pagi curhat lagi, kali ini dengan raut muka cemas kehilangan uang $10, saya sarankan untuk diinjek dana sebesar $20 karena floating nya sudah besar akibat open dengan lot besar, akhirnya dia nurut saran saya, dinjek akunnya sebesar $20 jadi total akunya menjadi $30.
Alhamdulillah dengan pengalaman dia yang seperti itu menjadikan lebih hati-hati ke depan dan sekarang total akunnya sudah menjadi $70 dalam waktu 2 bulan. Selamat-selamat muridku…….
Saya beruntung dan bersyukur dilahirkan dari keluarga yang ta’at agama, dari bekal agama saya sejak kecil, tertanam keyakinan dalam hati, “Tiada yang manusia dapatkan kecuali apa yang ia usahakan”.
Dengan usaha yang tidak kenal lelah, waktu, tenaga, dana dan pikiran, saya curahkan untuk menekuni bidang ini, saya berkeyakinan “Allah SWT akan memberi apa yang saya usahakan”.
Semoga, dengan do’a dan apa yang saya usahakan selama ini Allah SWT memberikan kemudahan-kemudahan dalam mencapai apa yang saya cita-citakan. Amiiinnnn….

0 komentar:

Posting Komentar